Baby Spa

Manfaat Baby Spa Untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Kata ‘spa’ mungkin sudah tidak asing lagi bagi orang tua. Dalam beberapa tahun terakhir, layanan baby spa mulai bermunculan, khususnya di masyarakat perkotaan. Lihat saja halaman media sosial ibu-ibu muda, dan Anda pasti akan menemukan foto bayi mereka menikmati perawatan spa, baik dipijat atau mengikuti terapi air. Spa bayi menawarkan berbagai kegiatan untuk bayi dan ibu. Namun, apakah sebenarnya baby spa bermanfaat untuk Si Kecil, atau hanya sekadar tren?

Dalam perkembangannya, kegiatan spa tidak hanya melibatkan perawatan mandi, tetapi juga perawatan lain, termasuk pijat tubuh. Spa kini tak hanya bisa dinikmati oleh orang dewasa, tapi juga bayi dan anak-anak. Idealnya, aktivitas spa untuk anak-anak dilakukan di bawah pengawasan terapis terlatih.

Baby spa umumnya terdiri dari dua jenis kegiatan, yaitu:

Hidroterapi

Hidroterapi mengacu pada terapi air, di mana Si Kecil akan berenang mengambang di kolam menggunakan pelampung yang melingkar di lehernya. Mereka kemudian akan leluasa menggerakkan tangan dan kaki mereka, mirip dengan kondisi di dalam kandungan. Para ahli percaya bahwa saat mereka menendang air, gelombang air akan merangsang Si Kecil untuk melatih keseimbangan dan kemampuan koordinasinya. Demikian dilansir dari hasil penelitian di Norwegia.

Selain itu, hidroterapi juga akan merangsang otot lengan dan kaki Si Kecil agar lebih terlatih. Menurut sebuah penelitian di Finlandia, bayi yang mengikuti hidroterapi terbukti mampu berjalan lebih cepat karena otot kakinya lebih terlatih dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikuti terapi.

Terapi air juga menenangkan Si Kecil, meningkatkan nafsu makan, dan memperbaiki pola tidurnya. Hasil penelitian di Jerman menunjukkan bahwa bayi yang berenang memiliki kemampuan motorik, sosial, dan kognitif yang lebih baik.

Pijat Bayi

Selain hidroterapi, Si Kecil juga bisa mendapatkan terapi pijat bayi di baby spa yang diketahui memiliki berbagai manfaat positif, antara lain:

Berat badan bertambah

Dalam sebuah studi oleh Field TM, bayi prematur yang diberikan stimulasi pijat menunjukkan peningkatan berat badan 47 persen lebih tinggi per hari dibandingkan dengan bayi yang tidak menerima stimulasi. Pijat bayi dianggap meningkatkan aktivitas sistem saraf vagal dan gerakan perut, yang mengarah pada penyerapan nutrisi yang lebih efisien.

Memperbaiki pola tidur

Pijat dapat membuat bayi rileks, tidak mudah menangis, dan memudahkan tidurnya. Sebuah penelitian pada bayi prematur yang dipijat hingga usia 8 bulan menunjukkan bahwa pijat bayi dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi terjaganya bayi saat menjelang tidur.

Memperkuat Ikatan antara orang tua dan anak

Pijat bayi merangsang produksi oksitosin yang dapat menimbulkan perasaan bahagia dan dicintai. Selain itu, pijat bayi dapat memperkuat ikatan antara orang tua dan anak dengan menyalurkan kasih sayang mereka melalui sentuhan dan kontak kulit ke kulit.
Jadi bisa dibilang baby spa memiliki berbagai manfaat seperti membuat Si Kecil rileks, menambah nafsu makan, dan mempererat bonding Si Kecil dengan orang tuanya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya sesekali mengajak Si Kecil untuk menikmatinya. Namun, orang tua harus memastikan bahwa terapi dilakukan di bawah pengawasan terapis berpengalaman.

Sumber : https://morinagaplatinum.com/en/milestone/the-benefits-of-baby-spa-for-the-growth-and-development-of-the-little-one